Gubernur Al Haris Berdialog dengan Petani Cabai di Tidar Kuranji Batanghari



JAMBI -- Gubernur Jambi Al Haris panen cabai di Desa Tidar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Kamis (29/02/2024).


Usai panen cabai, Al Haris berdiskusi dengan para petani setempat di tengah perkebunan warga.


Kepala Desa Tidar Kuranji, Irwan Sardi pada kesempatan itu menyampaikan bahwa petani di desa membutuhkan alat pertanian untuk menggarap lahan mereka.


Kebutuhan pertanian juga disampaikan Mbah Mul, bahwa selain alat pertanian untuk menggarap lahan, petani di desa tersebut juga butuh pompa untuk pengairan.


“Kami petani disini selain butuh peralatan pertanian untuk menggarap lahan, juga pengairan perlu menjadi perhatian,” kata Mbah Mul.


Gubernur Jambi Al Haris pada kesempatan itu langsung meminta kepala dinas pertanian untuk mengabul permohonan warga dengan memberikan traktor dan pompa untuk pengairan.


“Iya itu Pak Kadis berikan Traktor dan pompa untuk petani disini. Nanti silakan buat proposal dari Gapoktan ke Kadis Pertanian,” kata Gubernur Al Haris kepada Kadis Pertanian, Rumusdar yang juga hadir mendampingi Gubernur.


Gubernur Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi sangat mendukung warga untuk terus memanfaatkan lahan untuk pertanian, apa lagi kondisi saat ini terjadi kenaikan angka inflasi karena harga cabai, beras dan juga bawang.


“Jadi saya hadir disini melihat sejauh mana para warga kita terhadap pertanian, bagusnya disini warga menanam cabe, dan panen saat kondisi harga tinggi. Ini sangat bagus selain meningkatkan penghasilan, juga membantu pemerintah dalam upaya mengendalikan inflasi,” ujar Al Haris.


“Minimal disini panennya bisa untuk memenuhi kebutuhan warga disini dan sekitarnya. Tentu kita terus akan mendorong para petani untuk terus memanfaatkan lahannya, kita banyak program di dinas pertanian silakan kelompok tani usulkan,” tambah Al Haris lagi.


Pada kegiatan ini, turut hadir Kepala Dinas Pertanian Rumusdar, Kadis Koperasi UKM Sardaini, Asisten II Setda Batanghari Isah, camat, kades dan warga setempat.(Red)

Posting Komentar

0 Komentar